My Secret Admirer

Kau yang disana…
Aku tak pernah bersua denganmu
tak pula mengenal awalmu
Begitu tiba-tiba ketika kau menjadi bagian dari hari-hariku
mengenang sejenak seluruh canda ria di masa itu
kau.. yang entah mengapa kuanggap tempatku berlindung
waktu ke waktu seperti demikianlah kita melaluinya… sebagai saudara

Dan ketika sesuatu itu tak tersadar menyelinap di hati
aku masih sekedar memaknai hadirmu sebagai kakak
tak kuhirau apa yang kau kata
apa yang hendak kau ungkapkan akan apa yang terjadi antara kita
kukotak-kotakkan hati ini
memendamnya.. mengabaikannya bertahun yang lalu

Aku mengharapmu.. itu kenyataan.. tetapi dimanakah kepastian itu
ketika akhirnya kuputuskan untuk menepi dan tak kusadari itu membuatmu tersakiti
…………….
Kau pergi… kau hilang… tapi kau kembali
kau selalu kembali untukku
menepiskan segala pilu yang kau rasa
kau selalu menemaniku
ada di setiap napasku
dan masih saja tak kuakui rasa terpendam itu
tahun berganti kau selalu ada disisiku
……………..
Kini ketika aku tak kuasa lagi mengabaikannya
ketika kotak itu kubuka perlahan
dan cinta itu membuncah begitu saja
seolah terlepas dari keegoisan
mencoba meraih keakuannya

Akhirnya disinilah aku dengan seluruh rinduku
aku terpasung karenanya
terbelenggu penantian yang kuharap berakhir
kau yang disana…
penjaga hatiku.. pengikat hatiku..
salahkan aku dengan semua rindu ini
dengan semua rasa sendu ini
hatimu dihatiku.. hatiku dihatimu
aku dan rinduku padamu
……………

Menantimu menyatukan hati kita

#bandung
#akhirjuli2017

5 comments
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like